Skip to main content

25 Kata Mutiara Bahasa Jawa Disertai Dengan Gambar dan artinya

Dalam kehidupan sehari-hari seringkali kita memerlukan petuah ataupun nasihat dalam bentuk kata-kata mutiara ataupun kata bijak sebagai pegangan kita dalam bersikap dan bertindak. Tidak terkecuali orang Jawa. Leluhur orang Jawa banyak meninggalkan filosofi yang dijadikan pegangan hidup mereka sehari-hari. Filosofi hidup tersebut mereka rumuskan menggunakan Bahasa Jawa dan berbentuk petuah serta terangkum dalam buku-buku terkenal, seperti buku Wedharaga yang ditulis oleh R.NG. Ranggawarsito, serat Wulangreh yang ditulis oleh ISKS Pakubuwana IV dan masih banyak lainnya.



Kata bijak bahasa Jawa yang dituliskan dalam buku-buku tersebut acapkali ditulis menggunakan Bahasa Jawa kuno atau Bahasa Jawa halus, sehingga sulit bagi generasi sekarang untuk bisa mengerti dan memahami makna dari tiap kata yang ada. Selain itu, minimnya pendidikan bahasa Jawa terutama dari lingkungan keluarga dan sekolah menyebabkan orang muda jaman sekarang jarang mengerti bahkan tidak mengetahui nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh leluhur kita orang Jawa.

Namun kita masih bisa bersyukur, dengan adanya media internet, banyak orang-orang kreatif yang membuat konten berupa gambar menarik yang mereka sisipi dengan kata mutiara berbahasa jawa lengkap dengan terjemahannya. Dengan begitu orang akan jauh lebih mengingat apa yang ingin disampaikan dari pembuat konten. Kata bijak yang berisikan tentang sindiran dalam kehidupan sehari-hari dan terkesan lucu serta humoris sangat cocok untuk dikirimkan kepada teman melalui status facebook, dikirim melalui pesan di whashapp ataupun melalui jejaring sosial lainnya.

Bagi anda yang ingin membuat gambar yang berisikan kata bijak bahasa Jawa sebagai motivasi hidup. Anda bisa membuatnya sendiri melalui berbagai aplikasi edit gambar yang bisa dunduh di playstore. Aplikasi seperti Phonto, atau Caption Ig Hits tentu saja bisa memudahkan anda dalam membuat sebuah konten menarik bagi diri anda sendiri atau untuk dikirimkan kepada teman dan sahabat kita masing-masing. Namun apabila anda masih kesulitan membuat gambar dengan caption kata bijak Jawa. Kali ini admin membagikan beberapa gambar yang bisa anda unduh secara gratis.

Tanpa perlu banyak basa-basi lagi, berikut kata mutiara bijak Jawa lengkap dengan arti dan terjemahannya yang berhasil admin rangkum dari beberapa buku berbahasa Jawa. Mari kita simak bersama :  

25 Kata Mutiara Bahasa Jawa Disertai Dengan Gambar  artinya


1. Berbuat baik

Sapa-sapa kang agawe becik. Nora wurung mbenjang manggih arja , tekeng saturun-turune. 
Artinya : Siapa yang berbuat kebajikan, pada akhirnya akan menemukan kesejahteraan, hingga ke anak cucunya.  

Serat Pepali, Ki Ageng Sela
2. Perbuatan 

Owelen sariranta, reksanen leluhur sami, yen kuciwa gawe punggel drajatira.   
Artinya : Sayangilah dirimu sendiri dan jagalah nama baik leluhurmu. Jika kamu berbuat mengecewakan akan mendatangkan kesulitan

3. Kejujuran


Lamun wong ngaku cukup, mratandai kukurangan iku. Wong ngungasaken kakendelan tanpa jirih, wong ngaku kiyat pengkuh, tanda apes amalendo.
Artinya : Bila seseorang mengaku kaya, sejatinya dia adalah miskin. Orang yang menunjukkan keberanian, sejatinya dia adalah penakut. Orang yang mengaku kuat sentosa, sejatinya dia lemah dan tidak bisa diandalkan.

3. Mawas diri

Mundak apa aneng ngayun, amdheder kaluputan, siniram ing banyu lali, lamun tuwuh dadi kekembangan beka.
Artinya :  Apa gunanya menjadi pembesar, jika hanya menanam benih kesalahan yang disiram kealphaan ( lupa ). Pada akhirnya akan menjadi pohon bencana. 

4. Rendah diri

Lamun sarwa putus, kapinteran simpenen ing pungkur. Bodhonira katokno ing ngarsa yekti. Gampang traping tindak tanduk , amawas pembekaning uwong. 
Artinya : Jika telah paham simpanlah kepandaian di belakang. Perlihatkan kebodohan di depan umum. Memudahkan cara bersikap, bisa memahami sikap orang lain.      

5. Rendah diri

Akeh lumuh katokno balilu, marwa tansa mintonaken kawruh pribadi, amrih denalema punjul. 
Artinya : Banyak menahan diri dan memperlihatkan kebodohan, jangan menonjolkan kemampuan diri sendiri dan jangan memperlihatkan sikap ingin dipuji.    

6. Hidup sejati

Kang sinebut ing gesang ambeg linuhung, kang wus tanpa sama, iya iku wong kang bangkit, amenaki manahe sesama-sama.  
Artinya : Yang dimaksud dengan hidup yang luhur, yang tanpa tandhingan. Yaitu orang yang mempu membahagiakan sesamanya.   

- Serat Nitisruti, Pangeran Karanggayam -

7. Jangan membeda-bedakan

Saminipun kawuleng Hyang kang tumuwuh, kabeh ywa binada, anancepna welas asih, mring wong tuwo kang ajompo tanpa daya. Malihipun rare lola kawlas ayun, myang pekir kasiyan para papa, para papa anak yatim, openana pancinen sakwasanira. 
Artinya : Kepada sesama makhluk Tuhan, jangan dibeda-bedakan. Tanamkan kasih sayang kepada orang-orang jompo yang tidak berdaya. Juga kepada anak-anak yang memerlukan belas kaihan, fakir miskin, anak yatim, peliharalah semampumu.  

- Serat Nitisruti, Pangeran Karanggayam -        

8. Tentang pengampunan

Mring wong luput den agung apuranipun, manungsa sapraja, peten tyase supadya sih, panmangkana wosing tapa kang sanyata.  

Artinya : Kepada orang yang bersalah berilah ampunan, rakyat seluruh negara ambillah hatinya untuk  saling mengasihi. Demikianlah tapa yang sebenarnya.  

- Serat Nitisruti, Pangeran Karanggayam -     

25 Kata Mutiara Bijak Jawa Disertai Dengan artinya



9. Nilai-nilai dalam bekerja

Tagen iku watekipun, akarya leganing Gusti. Wekel marganing pitaya, dene kang pangati-ati angedohaken kaluputan, iku marganing lestari. 
Artinya : sifat tabah itu membuat bangga atasan. Sifat dapat dipercaya akan membuat kita bisa dipercaya . Berhati-hatilah dalam bekerja, jauhilah kesalahan, itulah kunci keberhasilan dalam pekerjaan.      

- Serat Darmawasita, KGPA Mangkunegara IV -

10. Tingkah laku

Manise netra ruruh angedohaken mring salah tampi. Wong kang trap sileng tata, tan agawe rengu, wicara lus kang mardawa, iku datan kasendhu marang sesami, wong kang rumaket ika.
Artinya : Muka manis dan mata lembut, menjauhkan dari kesalahpahaman, orang yang menerapkan tata susila, tidak akan diragukan orang. Orang yang bicaranya halus, tidak akan diumpat orang. Semua menunjukkan keakraban sesama 
      
                                             - Serat Darmawasita, KGPA Mangkunegara IV -

11. Pergaulan


Karya resep rewanging linggih. Wong kang manut caraning bangsa, watek jembar pasabane 
Artinya : Agar disukai banyak teman, orang harus mentaati adat istiadat dan tata sosial suatu bangsa, serta harus berpandangan luas.  

  - Serat Darmawasita, KGPA Mangkunegara IV -

12. Rendah hati


Wong kang andhap asor iku, yekti oleh pengarep becik, wong meneng iku nyata, neng njaban pekewuh. 
Artinya : Orang yang rendah hati, pasti akan dianggap baik. Sedangkan orang diam itu akan selamat dari bencana lidah.  

  - Serat Darmawasita, KGPA Mangkunegara IV -

13. Pribadi yang sederhana


Wong kang prasaja solahira, iku ora gawe ewa kang ninggali, wong nganggo tepanira. 
Artinya : Orang yang sederhana itu tidak akan mengganggu orang lain. Bahkan dijadikan teladan bagi orang lain.    

  - Serat Darmawasita, KGPA Mangkunegara IV -

14.  Ketatan isteri

Wong wadon kalamun manut, yekti rinereman nglaki, piturut mergane welas, mituhu merganing asih, manteb merganing tresna, yen temen den andel nglaki.
Artinya : Wanita yang penurut akan disukai suami. Ketaatannya berbuah sayang. Kesetiannya berbuah kasih. Kemantapannya berbuah cinta. Kejuurannya akan berbuah kepercayaan.     
  
                                           - Serat Darmawasita, KGPA Mangkunegara IV -

15. Berhati-hati 


Lamun seje murad maksudipun, rasakena ing ati, dipun nastiti. Aja pijer umbak umuk, mundak kawiyak, yen bodho.   

Artinya : Jika menemukan perbedaan pendapat, rasakan dalam hati, perhatikan benar. Jangan congkak dan berkoar-koar. Bisa-bisa terbuka kebodohanmu   

- Serat Wedharaga, R. NG. Ranggawarsita -  

16. Berbuat baik

Sapa-sapa kang agawe becik. Nora wurung mbenjang manggih arja , tekeng saturun-turune. 
Artinya : Siapa yang berbuat kebajikan, pada akhirnya akan menemukan kesejahteraan, hingga ke anak cucunya.  

Serat Pepali, Ki Ageng Sela

25 Kata Mutiara Bijak Jawa Disertai Dengan artinya


17. Kebijaksanaan
Nadayan asor wijilipun, yen kelakuane becik lan sugih carita, carita ing pantes dadi misil, iku raketana, darapon mundhak ing budi. 
Artinya : Sekaliupun keturunan orang biasa, namun apabila perilakunya baik dan kaya akan pengalaman yang bermanfaat. Pantas untuk didekati untuk menambah kebijaksanaanmu. 

- Serat Wulangreh, ISKS Pakubuwana IV -    

18. Jangan sombong

Aja ngandelakun sira iku. Suteng nata iya, sapa kumawani, iku ambege wong digang, ing wasana dadi asor.   
Artinya : Janganlah sombong jika kamu keturunan bangsawan dan menganggap tidak ada yang berani. Itu adalah sikap adigang, dan berakhir menjadi hina

                                                 - Serat Wulangreh, ISKS Pakubuwana IV -  

19. Berhati-hatilah

Anganggoa rereh ririh, ngati-ati. Den kawangwang barang laku, kang waskhita solahing wong.
Artinya : Seyogyanya berlakulah sabar, cermat dan berhati-hati. Perhatikanlah segala perilaku dan cermatlah terhadap perilaku orang. 

  - Serat Wulangreh, ISKS Pakubuwana IV -  

20. Tetap berusaha

Beda kang wus santosa. Kinarilan ing Hyang Widhi, satiba malangnganeya, tan susah ngupaya kasil. Saking mangunah prapti, pangeran paring pitulung, marga samaning titah, rupa sabarang pakolih, perandene masih taberi ikhtiyar. 

Artinya : Orang yang kuat lahir dan batin diberkahi Tuhan. Rejeki terus mengalir tanpa harus susah payah, karena ketekunannya. Tuhan memberi pertolongan melalui sesama. Lengkaplah segala kemudahan. Namun tetap saja terus berusaha. 

- Serat Katiladha, R.Ng. Ranggawarsita-       

21. Berbuat baik

Sageda sabar santosa, mati sajroning ngaurip, kalis ing reh aruara, murka angkara sumingkir, tar ing meleng malatsih. Sanityaseng tyas memasuh, badharing sapudhenda, antuk mayar sawatasih. Borong angga sawarga mesi martaya.    
     
Artinya : Hiduplah dengan sabar. Manjalani mati dengan hidup, menghindari perbuatan nista. Menyatukan tekad untuk mensucikan hati. Demikianlah, sehingga siksaan Tuhan diurungkan, dan mendapatkan serba abadi. 

                                               - Serat Katiladha, R.Ng. Ranggawarsita-  

22. Bicara seperlunya

Dene lamun tan miraos yen amuwus, luwung amandela. Anging ingkang sewu wingit. Myang den dumeh ing pasmon sewu djatmika. 
Artinya : Jika merasa bicaranya tidak berisi. Lebih baik diamlah. Terutama untuk hal-hal yang penting dan mendalam, bersikaplah tenang.   

- Serat Nitisruti, Pangeran Karanggayam -  

23. Semua memerlukan proses

Ngelmu iku kalakone kanthi laku, tekane lawan kas, tegese kas nyantosani. Setya budya pangkese dur angkara. 
Artinya : Ilmu itu hanya bisa tercapai melalui laku ( proses belajar dan berusaha ). Artinya kas menjadikan sentosa. Iman dan teguh untuk menanggulangi godaan dan angkara 

- Serat Wedhatama, KGPAA Mangkunagara IV - 


24. Perilaku utama

Nuladha laku utama, tumraping wong tahan Jawi, wong agung ing Ngeksiganda. Panembahan Senopati kapati amursudi, sudaning hawa lan nafsu. Pinepsu tapa brata, tanapi ing siang ratri, amangun karyenak tyasing sasama.
Artinya : Teladanilah perilaku utama. Bagi orang-orang agung tanah Jawa, tokoh agung di Ngeksiganda Panembahan Senopati pasti berusaha sekuat tenaga, menahan godaan nafsu, melakukan tapa brata, baik siang maupun malam, berusaha membahagiakan sesama. 

  - Serat Wedhatama, KGPAA Mangkunagara IV - 

25. Antara hati dan pikiran


Rasa pangrasa upami. Yekti dingin rasanira, pangrasa kari anane, kang cipta kalawan ripta, sayekti dingin cipta. Kang ripta pang gendhingipun. Kang nembah lan kang sinembah. 
Artinya : Antara hati dan pikiran, tentu hati yang lebih utama. Mencipta dan merangkai. Pasti utama mencipta, merangkai ibarat gendhing yang menyembah dan disembah.     

- Serat sastra gendhing, Sultan Agung -

25 Kata Mutiara Bijak Jawa Disertai Dengan artinya

Itulah beberapa kata mutiara bahasa Jawa beserta artinya yang mungkin bisa menambah wawasan anda. Semoga bisa bermanfaat dan mari kita lestarikan Bahasa Jawa sebagai sebuah kekayaan bangsa, agar nantinya Bahasa Jawa tidak mati di tanah sendiri. Salam
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar