Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

105 Pantun Orang Tua Dan Maknanya Dalam Berbagai Tema

Pantun orang tua biasanya berisikan petuah atau nasehat yang ditujukan untuk anak-anaknya seperti nasehat untuk rajin belajar, taat dalam agama, disiplin, gemar menabung serta menjunjung tinggi budi pekerti. Namun ada juga yang berisikan tentang teka-teki yang mengajak kita untuk berpikir ataupun pantun jenaka yang mengundang gelak tawa ketika kita mendengarkannya. 

Pantun Orang Tua

Pantun orang tua berbeda dengan pantun remaja atau pantun anak-anak. Pantun remaja biasanya berisikan tentang dinamika kehidupan seorang remaja yakni tentang persahabatan, cita-cita atau harapan serta percintaan. Sedangkan pantun anak berisikan tentang lingkungan, hobi, sekolah dan petuah untuk menghormati orang tua tercinta.

Baca juga : Pantun hari Kamis Lucu

Nah apabila kalian sat ini mencari pantun tentang berbakti atau menghormati kepada orang tua, diartikel ini kami akan memberikan contohnya. Berikut ini contoh pantun orang tua dengan berbagai tema :

   

Pantun Orang Tua Nasehat Belajar

1.
Apa tanda eloknya pantun
Mengandung tuah dan tunjuk ajar
Apa tanda insan yang santun
Hidup bermarwah gemar belajar

2.
Sangatlah subur tanaman selada
Ternyata selalu disirami
Kau belajar jangan bercanda
Nanti ilmunya tidak dipahami

3.
Film tarzan sungguh terkesan 
Ceritanya seru tokohnya tampan
Jangan kamu merasa bosan
Menuntut ilmu untuk masa depan

4.
Berkeliling kota Banjar
Yu mampir ke pasar membeli gelang
Rajin-rajinlah belajar
Agar meraih prestasi yang gemilang

5.
Beli bubur sumsum hangat-hangat
Bersama teman kita menyantap
Belajar itu harus semangat
Agar hasilnya semakin mantap

6.
Hujan turun memenuhi kolam
Ikan berenang kesana kemari
Tuntutlah ilmu hingga mata terpejam
Demi meraih semua mimpi
orang
7.
Pohon jati sejajar orang
Terperosok ke pasar raya
Tekun belajar masa sekarang
Esok kita bisa bahagia

8.
Jadi anak janganlah lemah
Bila tidak ingin menderita
Giat belajar tak kenal lelah
Demi tercapai semua cita-cita

9.
Jalan-jalan ke kota Banjar
Singgah pula di Raja Polah
Semangatlah wahai pelajar
Menimba ilmu janganlah lelah

10.
Panda itu kelihatan sangat rukun
Panda memakan banyak bambu
Belajarlah dengan tekun
Agar kamu mendapatkan banyak ilmu

Pantun Orang Tua Nasehat Agama

11.
Apa tanda eloknya pantun
Sampiran dan isi mengandung makna
Apa tanda lisan yang santun
Akal diisi ilmu berguna

12.
Ibarat gaharu dibakar api
Semakin wangi walau tersulut
Ibarat berguru merangkai budi
Luas kaji tawadhu terbalut

13.
Tanam bunga di dalam taman
Hendaknya jangan terlalu rapat
Wahai insan orang beriman
Aszan terdengar segera shalat

14.
Kemumu di dalam semak
Jatuh sehelai selarasnya
Meski ilmu setinggi tegak 
Tidak shalat apa gunanya

15.
Salsa pergi beli tembaga
Salsa pakai utk merekatkan parang
Apabila ingin masuk syurga
Sering-sering mengaji dan sembahyang

16.
Sebatang pohon daunnya rimbun
Lebat daunnya tiada buahnya
Walaupun hidup beribu-ribu juta tahun
Bila tidak shalat apa gunanya

17.
Nikmat sekali makan alpukat
Dipagi hari menanam benih
Elok sekali orang yang shalat
Hatinya suci wajahnya bersih

18.
Agar selamat dunia akhirat
Laksanakan ajaran agama
Marilah shalat marilah shalat
Sembahlah Allah Tuhan yang maha esa

19.
Hormati ibu ayah dan kakek
Agar mnjadi org bertakwa
Walaupun ilmu setinggi tegak
Tiada shalat apa gunanya

20.
Kelapa tua dibelah belah
Sdh dibelah lalu dikukur
Sungguh byk nikmat Allah
Sifat mulia pandai bersyukurnya

21.
Buah tomat rasanya pekat
Ambil sebiji bentuk bulat
Terasa kiamat makin dekat
Segeralah diri berbanyak shalat

22.
Pergi mencari tempat semedi
Ada gelap & juga terang
Dari kecil Belajar mengaji
Sampai besar sllu sembahyang

23.
Malam ini malam Jum'at
Jumat esoknya Sabtu
Kita ini ummatnya Nabi Muhammad
Jangan sampai meninggalkan shalat fardhu

Pantun Nasehat Orang Tua

24.
Tanam padi tumbuh ilalang
Anak belalang hinggap di daun
Nasib budi dikenang orang
Hidup dipandang sepanjang tahun

25.
Awan hitam bergulung-gulung
Pastinya hujan turun ke bumi
Jadi anak, janganlah badung
Ingatlah pesan abi dan umi

26.
Buah manggis buah cempedak
Dibawa paman dari Pati
Hati-hati dalam bertindak
Jangan sampai menyesal nanti

27.
Pilih baju bahan katun
Agar dipakai nyaman
Berperilakulah sopan santun
Agar disenangi orang

28.
Pergi ke pantai mencari ikan,
Ikan banyak di tengah lautan.
Biar pandai berpendidikan,
Tutur kata harus lah sopan

29.
Sianak dusun tuna wicara
Sangat bangga bawa bendera
Sopan santun dalam bicara
Haruslah dijaga dan pelihara

30.
Asam kandis hitam warnanya
Enak dipakai untuk memasak
Hidup saja apa adanya
Dalam bertutur selalu bijak

31.
Petir menyambar di siang bolong
Mentari redup tanpa berawan
Menjadi anak janganlah sombong
Agar disukai semua kawan

32.
Saya memiliki tanaman yang sama
Saya menanam bunga di taman
Jadilah rendah hati pada sesama
Maka kau akan mendapat teman

33.
Akar delima ambil seikat
Dibuat bunda jamu kuat
Jangan cuma asal nekat
Bila anda ingin berbuat

Pantun Orang Tua 4 Bait

34.
Buah jambu buah delima
Berjemur di pulau buru
Kalau mau hidup bercahaya
Harus ikhlas jangan buru-buru

35.
Ikan betik ikan tuna
Cahaya mentari terbalik
Janganlah suka menghina
Hidup rukun lebih baik

36.
Jiwa kosong jasad bergerak
Kapala sakit tidak ada obat
Kalau mau hidup yang bijak
Kerjakan sholat dan bertobat

37.
Minum kopi di pegunungan
Berjalan dari timur ke barat
Orang ikhlas dan beriman
Selalu taat dan bertobat

38.
Pepaya tumbuh di hutan
Anggota rapat pada bubar
Jangan selalu ingin kelihatan
Berbuatlah dengan sabar

39.
Perkusi alat rumpaka
Bakal kendang tangga nada
Emosi peralat raga
Amal sehat kadang tak ada

40.
Diaduk sayur di dalam laci
Letakkan serei tambahkan kuah
Duduk terpekur terkenang benci
Tak akan selesaikan masalah

41.
Berlayar tak pakai baju
Pasti masuk angin tubuhmu
Belajar tak boleh jemu
Pasti akan sukses dirimu

42.
Daun kaktus di atas atap
Atap Rumbia yang tertata
Jangan putus dan berharap
Berharap karunia sang pencipta

43.
Hari lima berkawan rukun
Berjajar manis tetap terawat
Mari kita beribadah tekun
Agar selamat dunia dan akhirat

Pantun Berbakti Pada Orang Tua

44.
Ikan teri bumbu kelapa
Dimakan berbagi di beranda
Berbakti kepada Ibu dan Bapak
Utamakan selagi mereka ada

45.
Bambu, kelapa tanaman kuat
Dijadikan rangka, lurus kayunya
Ibu, bapak utamakan hormat
Ridho mereka, muluskan semua

46.
Bunga turi warnanya putih
Dipetik satu yang sudah layu
Jadi anak harus gigih
Disiplin waktu, menyenangkan ibu

47.
Jangan pahat si kayu jati
Di atas dahan ada burung kakak tua
Anak yang taat selalu berbakti
Selalu memohon doa orang tua

48.
Saat bersua diri selalu tabah
Ketika berada dengan pujaan hati
Orang tua tak boleh dibantah
Itulah tanda anak yang berbakti

49.
Pergi ke warung membeli roti
Membeli roti rasa mangga
Kalau kita ingin berbakti
Berbaktilah selagi mereka ada

50.
Lari anak lurus ke perigi
Hingga kayak berenang juga
Jadi anak harus berbakti
Kepada kehendak orang tua

51.
Beli alpukat di keramat jati
Kerja bakti di hari Minggu
Harta dan pangkat tiada berarti
Kalau tidak berbakti kepada Ibu

52.
Kerja bakti di hari Minggu
Kubawa satu keranjang jambu
Benar sekali kata sobatku
Karena surga berada di bawah kaki ibu

53.
Nampak layu bunga melati
Warna coklat agak pucat
Kepada orang tua harus Berbakti
Agar selamat dunia akhirat

Pantun Orang Tua


Pantun Orang Tua Bersajak A B A B

54.
Burung merpati terbang tinggi
Melayang-layang di udara
Untuk menjadi anak berbakti
Patuhilah nasehat orang tua

55.
Burung merpati, burung kakatua
Burungnya sehat, telurnya sedikit
Harusnya menghormati orang tua
Janganlah membuat hatinya sakit

56.
Kepada orang tua jangan kurang ajar
Tidak bisa membantu, kasih jawaban
Hormati orang tua, bukanlah wajar
Tetapi itu, adalah suatu kewajiban

57.
Jalan-jalan ke Palangkaraya
Jangan lupa membeli semangka
Kalau anda ingin bahagia
Jangan lupa kepada orang tua

58.
Jalan-jalan ke Mekah
Jangan lupa membeli kurma
Bila kalian sudah bahagia
Jangan lupakan kedua orang tua

59.
Sekuntum mawar merah
Kita petik berdua
Supaya hidup berkah
Jangan lupakan orang tua

60.
Ikan belanak dapat dua
Hendak dimasak sama pulut
Hubungan anak-orang tua
Bagai menatak di laut

61.
Janganlah kamu suka menangis
Bikin orang tua menjadi susah
Dalam sejarah sudah ditulis
Gajah mana yang berani sumpah

62.
Saat bersua diri selalu tabah
Ketika berada dengan pujaan hati
Orang tua tak boleh dibantah
Itulah tanda anak berbakti

63.
Tiada bukti kue itu enak
Karena dijual seribu dua
Tanda bakti seorang anak
Selalu mendoakan orang tua

64.
Karena dijual seribu dua
Kepada pengunjung di tepi selat
Selalu mendoakan orang tua
Doa kebaikan selesai sholat


Pantun Orang Tua Tercinta

65.
Ranting labu menjalar pelan
Di tepi kanal tempat berlabuh
Kasih ibu sepanjang jalan
Tiada kenal untuk mengeluh

66.
Laris manis air tebu
Lebih manis madu lebah
Barang siapa sayang ibu
Harinya akan penuh dengan berkah

67.
Tangga belah tancap belati
Serangga tampak daki tebu
Jaga dan rawatlah segenap hati
Karena surga di telapak kaki ibu

68.
Kasih ibu sepanjang masa
Kasih ayah sepanjang jalan
Aku untaikan sebait doa
Semoga ibu diberi kesehatan

69.
Makam Kramat di hutan bambu
Bingah Seroja di tepian telaga
Malam Jumat mendoakan ibu
Semoga saja mendapatkan surga

70.
Memahat batu sebelah prasasti
Indah prasasti di tepi jurang
Nasehat orang tua harus ditaati
Sudah pasti kamu jadi orang

71.
Laut surut, senja di Pelabuhan Ratu
Nelayan pergi di waktu petang
Manut, nurut pesan orang tua
Kebahagiaan pasti akan datang

72.
Setelan piyama di pasar keranji
Harga murah lelang sepatu
Sekian lama belajar mengaji
Doa tercurah mendiang orang tua

73.
Hati sedih menahan segala rasa
Saat hari kemenangan akan tiba
Mengenang orang tua yang telah tiada
Hanya doa yang aku panjatkan kepadaNya

74.
Petik satu buah mangga
Bunga lebat di tengah taman
Lebaran jauh dari keluarga
Selalu ingat kampung halaman

Pantun Orang Tua

Pantun Orang Tua Nasehat Rajin dan Disiplin

75.
Pergi ke Palembang naik pesawat
Tidak lupa membeli duku
Kerjakan tugas secara giat
Jangan sampai melewati waktu

76.
Bunga turi warnanya putih
Dipetik satu yang sudah layu
Jadi anak harus gigi
Disiplin waktu menyenangkan ibu

77.
Buat kolak pakai gula Jawa
Dimakan masih hangat-hangat
Tanamkan disiplin sejak balita
Kelak dewasa menjadi pejabat

78.
Berjalan malam menggunakan lilin
Tertawa kelihatan ceria
Ayo kawan tanamkan disiplin
Agar kelak hidup bahagia

79.
Burung kenari terbang melayang
Hinggap di pohon kesana-kesini
Disiplin ditegakkan dengan senang
Supaya kerja kita tetap teruji

80.
Lebaran membuat ketupat
Paling enak dengan sayur lodeh
Ayo kawan kerja yang tepat
Agar kelak dapat nilai lebih

81.
Jadilah orang yang berperilaku baik
Supaya jadi orang hebat
Perbaikilah sikap yang tidak baik
Sikap baik akan banyak sahabat

82.
Buah jeruk dan buah tomat
Tidak semasam buah Gandaria
Jika diri ingin selamat
Indahkan nasehat orang tua

83.
Ikan kakap dimasak pedas
Ikan patin dimasak pindang
Utarakan nasehat dengan tegas
Agar tidak membuat bimbang

84.
Pagi pagi sarapan roti
Jangan lupa minum kopi
Jadilah anak yang berbakti
Agar kelak tidak merugi

Pantun Orang Tua dengan Tema Kerja Keras

85.
Jalan-jalan ke Kota Peru
Bertemu anak membawa tali
Jika ingin menjadi guru
Rajin-rajinlah menuntut ilmu 

86.
Terik matahari sangatlah panas
Keringat menetes membasahi badan
Wahai kawan mari bekerja keras
Agar hidup menjadi aman

87.
Matahari rebut dari timur
Bulan terang menghiasi malam
Demi anak yang jujur
Ayah dan Ibu bekerja siang dan malam

88.
Perahu kecil berjalan mundur
Sampan dikanyuh perlahan-lahan
Jadilah orang sopan bertutur
Kelak menjadi orang berguna

89.
Pagi hari cuaca panas
Jangan lupa minum air hangat
Janganlah menjadi orang pemalas
Bekerja keraslah dengan giat

90.
Raja malas memakan buah
Kami tengadah harapkan makanan
Kerja keras lupakan lelah
Demi ibadah dan kehidupan

91.
Menampi beras menabur benih
Padi dituai setahun sekali
Kerja kerasku tubuhku letih
Demi menggapai sebuah mimpi

Pantun Orang Tua dengan Tema Budi Pekerti

92.
Katun hiasan mainan balita
Renda terbaik bentuk rapat
Santun lisan cerminan kata
Penanda baik dana buruk bersifat

93.
Ada keris dalam peti
Terbuat dati kayu jati
Mari semaikan budi pekerti
Semoga panen amal di akhirat nanti

94.
Api merah tengah berkobar
Apinya sangat menjalar lebar
Hidup di dunia harus sabar
Dadanya lapang pikirannya segar

95.
Bukan rintk sembarang rintik
Rintik hujan tepian titi
Bukan cantik sembarang cantik
Cantik kupandang budi pekerti

96.
Naik kereta dari stasiun senen
Turunnya di kampung melayu
Disiplin dalam berpakaian
Mencerminkan diri dan perilaku

97.
Pergi ke pasar membeli sandal
Melihat pedagang sedang berjualan
Disiplin dalam segala hal
Kunci awal dari keberhasilan

98.
Ini obat pegal manjur
Rasa kaya singkong
Jadi orang harus jujur
Jangan menjadi tukang bohong

99.
Apalah guna berkain batik'
Kalolah tidak dengan bajunya
Apalah guna berparas cantik
Kalolah tidak jujur hatinya

100.
Burung perkutut jatuh ke sumur
Harus diangkat dengan serokan
Jangan takut berkata jujur
Itu membuatmu nyaman

101.
Hinggap siamang di batang durian
Lebat berbunga patahlah dahan
Jujur memang kadang menyakitkan
Tapi dalamnya tersimpan kebaikan

102.
Buah kurma dan buah zaitun
Banyak sekali khasiatnya
Berperilakulah yang santun
Dimanapun kita berada
 
103.
Pohon jambu pohon semangka
Keduanya sungguh lezat rasanya
Tolong menolonglah dengan sesama
Agar hidupmu selalu bahagia

104.
Banyak khasiat buah manggis
Buah kecil enak rasanya
Mempunyai wajah yang manis
Itulah negeri Indonesia

105.
Meja kursi di sekolah
Papan tulis ada di kelas
Hidup itu jangan serakah
Agar jabatan sangat berkelas

Baca juga : 

 
Itulah beberapa contoh pantun orang tua dalam berbagai macam tema? Apakah kamu suka ? Mari kita lestarikan karya sastra melayu dengan mengapresiasi seni berpatun. Semoga bermanfaat.  

Posting Komentar untuk "105 Pantun Orang Tua Dan Maknanya Dalam Berbagai Tema"