Skip to main content

10 Cara mengatur gaji bulanan agar bisa menabung

Dalam kehidupan sehari-hari, kita ketahui bersama bahwa pendapatan atau gaji setiap orang memanglah berbeda beda. Namun setiap orang, baik itu karyawan swasta, pegawai negeri, seorang freelancer atupun pegawai BUMN sekalipun pasti akan mengalami hal yang sama, yakni mengalami kesulitan dalam menemukan cara mengatur gaji bulanan agar bisa menabung. Beberapa orang mungkin akan berpendapat demikian " Boro-boro untuk menabung, untuk kebutuhan sehari-hari saja susah malah seringkali kurang". Kata-kata itulah  yang mungkin akan terucap. Namun sebagai seorang yang ingin belajar bijak dalam mengatur keuangan, maka tidak ada salahnya kita mencoba beberapa alternatif atau cara. Dengan harapan kebutuhan kita terpenuhi serta kita memiliki tabungan yang cukup apabila digunakan bilamana kita membutuhkan dana yang bersifat mendadak.   

10 Cara mengatur gaji bulanan agar bisa menabung


Karena jumlah pendapatan setiap orang berbeda, maka yang menjadi pertanyaannya adalah. Untuk bisa menabung, apakah cara mengatur uang gaji 2 juta perbulan dengan mengatur gaji 3 juta perbulan akan sama ? Apakah cara kita mengelola gaji diri sendiri dengan gaji yang diberikan oleh suami kita sama?. 

Pada umumnya orang akan merasa pesimis bisa menabung karena penghasilan yang mereka peroleh hanya sedikit. Namun pada kenyataannya, banyak juga orang yang berhasil menabung dan memiliki tabungan yang lebih banyak dibandingkan dengan mereka yang mempunyai penghasilan yang lebih banyak dari dirinya. Apakah anda tidak bangga jika anda berada pada posisi orang tersebut ?
Mulai dari sekarang, buanglah jauh-jauh rasa pesimismu. Yakinlah terhadap dirimu sendiri, bahwa kamu mampu menabung gaji bulanan yang kamu terima seberapapun itu gajimu. Nah, dikesempatan ini ijinkanlah penulis memberikan beberapa tips yang mungkin saja berguna bagi kamu yang saat ini sedang belajar mengelola gaji bulanan atau mingguan untuk bisa menabung. Berikut tipsnya : 

10 Cara mengatur gaji bulanan agar bisa menabung


Menabunglah di Awal, Jangan di Belakang

Dalam hati, berbagai pertanyaan mungkin akan muncul, seperti " Nanti keluarga saya makannya bagaimana?", atau, " Nanti uang untuk hidup keluarga saya berkurang dong?" dan masih banyak pertanyaan lain yang menggelitik pikiran kita ketika kita memutuskan untuk menabung di awal kita menerima gaji. Percaya tidak percaya, kita masih bisa makan dan hidup dengan sisa gaji kita yang telah dipotong. Yang membedakannya adalah, kita makan enak atau makan sekedarnya. Lebih memilih mana ? Makan enak namun tidak punya tabungan atau makan sekedarnya namun memiliki cukup tabungan ? Kalo penulis memilih makan sekedarnya namun memiliki tabungan. Toh seberapapun besar penghasilan kita, nantinya akan habis juga. Jadi sebelum habis, ada baiknya kita menyelamatkan terlebih dahulu sebagian uang dari gaji kita untuk ditabung.  

Catatlah Pengeluaran Anda

Apa hubungannya mencatat pengeluaran harian kita dengan keberhasilan kita dalam menabung? Dengan mencatat pengeluaran harian, diharapkan kita akan bisa mengetahui kemana saja uang kita, kita gunakan. Selain itu, kita juga akan mengetahui apakah uang yang kita keluarkan benar-benar dialokasikan untuk keperluan yang benar-benar penting atau sekedar untuk kesenangan yang bersifat hiburan saja. Dengan memiliki catatan pengeluaran harian, kita juga bisa melakukan evaluasi tentang pengeluaran kita sehingga di bulan berikutnya kita bisa lebih bijak lagi dalam mengatur keuangan terkait dengan pengeluaran mana yang bisa kita tekan serta berapa banyak sisa uang yang masih kita miliki. Saat ini, untuk membuat suatu catatan pengeluaran harian, sudah banyak tersedia aplikasi yang bisa kita download di ponsel android kita, atau menggunkan software komputer gratis yang memudahkan kita dalam menghitung pengeluaran. 

Pisahkan Rekening Satu untuk Rekening Pribadi dan Satu untuk Tabungan

Setiap kali mendapat entah itu gaji bulanan atau mingguan, sebaiknya kita memisahkan antara uang untuk kebutuhan harian dan tabungan dengan cara memisahkannya menjadi 2 rekening yang berbeda. Uang tabungan itulah yang mau tidak mau kita simpan dan pantang digunakan apabila benar-benar tidak mendesak. Meskipun hal itu seringkali dirasa merepotkan, namun hal ini cukup efektif dilakukan sebagai cara kita mengatur gaji agar bisa menabung. Jadi menabunglah sedari awal anda menerima gaji bukan sisa dari gaji bulanan anda. Hiduplah dengan sisa dari gaji anda yang sudah dikurangi dengan tabungan, dan bijaklah dalam mengatur pengeluaran sampai dengan bulan depan dimana anda menerima gaji berikutnya.

Bayarlah Tagihan di Awal Anda Menerima Gaji

Jika kita memiliki kewajiban yang harus dilunasi setiap bulan, maka sebaiknya kita langsung melunasinya tanpa harus mengulur-ulur waktu terlebih dahulu. Pembayaran kewajiban bulanan seperti halnya biaya cicilan kendaraan bermotor, asuransi kesehatan, pembayaran listrik bulanan ataupun tagihan air adalah pengeluaran rutin dan bisa kita prediksi berapa jumlahnya. Jangan sesekali membiarkan tagihan-tagihan tersebut menumpuk sedangkan uang belanja harian kita menipis karena digunakan untuk hal-hal yang sebenarnya itu tidak kita perlukan. Hal itu merupakan tindakan pemborosan dan tidak bijaksana. Dengan membayar tagihan di awal, setidaknya bisa memudahkan kita dalam mengetahui seberapa banyak jumlah uang bulanan yang tersisa agar kita bisa menekan pengeluaran-pengeluaran yang dirasa tidak terlalu penting.

Pisahkanlah Mana Kebutuhan Pokok dan Mana Kebutuhan Tersier 

Cara membedakan mana kebutuhan pokok dan kebutuhan tersier mungkin sudah kita dapatkan di bangku sekolah dasar. Namun kenyataannya, meskipun kita sudah memiliki teori namun susah bagi kita dalam memprioritaskan kebutuhan pokok kita dibandingkan dengan kebutuhan tersier. Mulai sekarang bijak-bijaklah dan lebih telitilah. Alokasikan terlebih dahulu gaji anda untuk kebutuhan makan sehari-hari serta biaya cicilan rumah. Alokasikan uang anda untuk biaya transportasi bulanan sisa dari uang yang ada barulah anda gunakan untuk kebutuhan yang bersifat tersier.

Minta Tolong Pihak Kantor atau Pihak dimana Anda Bekerja untuk Memotong Penghasilan Anda

Apabila anda bekerja di sebuah kantor yang menyediakan usaha simpan pinjam, maka akan lebih mudah lagi bagi anda mengatur gaji bulanan agar bisa menabung secara rutin. Seperti halnya penulis yang bekerja dalam suatu kantor swasta, yang mana di kantor tersebut terdapat sebuah koperasi karyawan yang menyediakan layanan simpan pinjam. Dari awal penulis mengikuti tabungan di koperasi tersebut serta meminta tolong pihak kantor memotong pendapatan bulanan penulis. Maka otomatis gaji yang penulis dapatkan "seakan-akan" gaji yang utuh karena lambat laun kita akan terbiasa menerima gaji kita yang sudah dipotong dengan tabungan wajib yang telah kita ikuti.

Jangan Mensia-Siakan Uang Receh, Kumpulkan Agar Sewaktu-Waktu Bisa Digunakan

Beberapa orang terkadang menyepelekan uang receh, uang dari sisa pembelian, dan meletakkan begitu saja tercecer di beberapa tempat. Mulai sekarang belajarlah untuk tidak mensia-siakan sekecil apapun jumlah uang yang kita punyai, karena apabila uang itu sudah terkumpul maka uang itu akan sangat berguna ketika kita berada dalam keadaan terdesak. 

Sediakanlah tempat khusus untuk menyimpan uang receh yang anda miliki, bisa berupa kotak plastik atau sebuah toples. Bila anda menerima atau memiliki uang receh, maka anda bisa memasukkan ke tempat yang tersedia. Apabila dirasa sudah cukup banyak, maka anda bisa mengelompokkan uang yang ada dan menjadikan satu dengan pecahan yang serupa misal dengan isolasi ataupun pembungkus plastik. Darisitu kita akan bisa mendapatkan uang misalkan sejumlah Rp 10.000; yang terdiri dari 10 pecahan koin seribuan ataupun 20 pecahan Rp.500.00;. Dengan mengelompokan uang recehan yang ada maka kita akan lebih mudah dalam menghitung dan menggunakannya dalam berbelanja. 

Biasakan Diri Untuk Tidak Menggunakan Kartu Kredit

Berbelanja menggunakan kartu kredit memang praktis karena kita tidak perlu repot-repot membawa uang tunai dalam jumlah yang banyak. Namun disisi lain, penggunaan kartu kredit saat berbelanja seringkali membuat diri kita tidak bisa mengontrol belanja kita. Dari yang semula ingin membeli barang tertentu karena merasa mempunyai cukup uang untuk membeli barang lainnya, maka kita tergiur membeli barang yang sebenarnya bukan menjadi tujuan kita. Berbeda apabila kita membawa uang tunai dimana kita mau tidak mau berbelanja dengan uang yang kita bawa atau uang yang kita miliki saat ini. 


Jeli Dalam Membandingkan Harga Barang yang Akan Dibeli 


" Bisa-bisa di tempat lain harganya akan jauh lebih murah. Otomatis kita bisa menghemat pengeluaran bulanan kita". Membandigkan harga barang satu dengan yang lain memang diperlukan untuk menghemat pengeluaran bulanan. Memang selisih harga barang tersebut tidaklah seberapa, namun apabila dalam satu bulan frekuensi penggunanannya cukup sering dan jika ditotal kita membeli dalam jumlah yang banyak, maka berapa banyak uang yang bisa kita hemat untuk satu barang saja. 


Jangan Ikut-Ikutan Teman yang Memiliki Gaya Hidup Hedonis

Tidak terpengaruh dengan rekan yang memiliki gaya hidup hedonis adalah salah satu cara kita dalam mengatur gaji bulanan agar nantinya kita bisa menabung sebagian uang yang kita miliki. Percaya atau tidak, teman dan lingkungan sangat mempengaruhi gaya hidup kita. Termasuk dalam hal kita membelanjakan penghasilan kita serta dalam mengatur keuangan kita. Bergaulah dengan orang-orang yang mempunyai gaya hidup sederhana, ulet dan pandai dalam mengatur keuangan, maka kamu akan bisa seperti mereka. Disisi lain apabila kamu bergaul dengan orang-orang yang boros dan memiliki gaya hidup hedonis, maka kamu akan susah menyisihkan penghasilanmu untuk ditabung karena kamu akan berusaha menyesuaikan diri dengan mereka.  

Nah itulah sedikit tips bagi kamu yang saat ini sedang berusaha mengatur gaji bulanan agar bisa menabung. Perlu kita ketahui, cara setiap orang mungkin akan berbeda-beda. Namun pada umumnya, cara yang telah penulis sampaikan di atas cukup efektif dan realistis apabila kita aplikasikan dalam kehidupan kita sehari-hari. Pada akhirnya, besar, kecil gaji yang kamu peroleh, entah itu 2 juta, 3 juta, 5 juta atau lebih. Keberhasilan menabung bukan soal seberapa besar gaji yang kamu peroleh namun seberapa bijak dan tepat kamu mengatur keuanganmu . Semoga bermanfaat.   
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar