Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Puisi Tentang Ayah, Pahlawan Keluarga, Sedih, Rindu dan Menyentuh

Kerinduan terhadap sosok ayah yang sudah tiada atau meninggalkan diri kita di dunia ini memang tidak mudah untuk kita ungkapkan. Terutama seorang anak gadis yang dulunya sangat dekat dengan ayahnya. Ayah adalah cinta pertama dari seorang perempuan. Laki-laki yang tidak pernah sekalipun menyakiti hatinya dan menyayanginya meskipun jarang mengungkapkannya dengan kata-kata.

Puisi untuk ayah

Rasa akan kehilangan, rindu serta ungkapan sedih terhadap sosok seorang ayah yang sudah meninggal dapat kita ungkapkan melalui puisi yang merupakan curahan hati kita. Meskipun hanya puisi singkat, namun hal itu dapat mengenang perjuangan seorang ayah dalam menjalankan tanggung jawabnya sebagai kepala keluarga. Keteladanannya, sikapnya dapat kita wariskan untuk anak-anak kita nanti, dan dapat kita ceritakan bahwa kakek mereka adalah sosok pribadi yang hebat.

Beruntunglah kalian yang saat ini memiliki ayah dan masih sehat. Sayangilah ayah dan ibu kalian dengan sepenuh hati. Bahagiakanlah mereka, jadilah anak yang bisa membanggakan kedua orang tuamu. 

Baca juga : 30 Puisi tentang Lingkungan Alam, Sekolah dan Rumah

Berikut ini admin memberikan beberapa contoh puisi tentang ayah baik itu puisi untuk ayah yang sudah meninggal / kehilangan ayah. Puisi tentang perjuangan ayah, kerinduan terhadap ayah, puisi ayah pahlawanku baik itu 4 bait ataupun puisi ayah singkat untuk SD khusus untuk memperingati hari ayah.  Berikut contohnya : 


Puisi Untuk Ayah Tercinta


Puisi Untuk Ayah Tercinta



CINTA AYAH

Tak terlihat jelas
Tak teraba 
Namun dapat dirasa
Walau beberapa
Ada pula yang tak bisa merasakannya

Cinta ayah berbeda
Bukan dengan sentuhan seperti yang ibu lakukan
Bukan dengan kata-kata mesra seperti yang diberikan sang pujaan

Namun ayah mencinta dengan tindakan nyata
Ayah tak pernah katakan cinta
Namun selalu mencinta
la memendam cintanya
Membuktikan tulus kasihnya
Dengan usaha dan kerja kerasnya




I LOVE YOU AYAH

Ayah.
Kau adalah pelindungku.
Kau adalah penjagaku.
Dan kau adalah pahlawanku..

Kini kau menua..
Kini kau tampak lemah.
Wajahmu sudah lelah.
Beristirahatlah, ayah.

Kemarilah.. duduklah dengan ceria.
Berhentilah memeras keringatmu.
Ayah, aku masih disini.
Dan akan tetap disini..
Bersamamu..

Dekat denganmu.
Mulai hari ini aku lah anakmu.
Yang akan melindungimu.
Yang akan menjagamu.
Yang akan menjadi garda terdepan untukmu.

Tolong, jangan sakit.
Tetaplah sehat dan bahagia.
Semoga cepat sembuh, ayah.
Aku menyayangimu.



            RINDU UNTUKMU

K au tahu anakku ..
Ayah sangat merinduimu
Tak bertemu denganmu beberapa tahun
Seolah membuat jarak ini semakin jauh

Seandainya waktu mengijinkan
Ayah ingin secepatnya datang dan bersua
Memelukmu yang kini tumbuh menjadi gadis remaja
Pandai-pandai lah menjaga diri sayang
Karna ayah tak bisa mendampingimu saat ini

Hanya hantaran do'a do'a yang tak pernah terlupakan usai
Fardhu dan Sunah
Kutujukan untuk keselamatanmu dan segala yang terbaik
Anakku...

Apapun yang terjadi
Kau akan selalu menjadi putri mungil bagi Ayah
Tak ada yang bisa melepaskan ikatan itu
Karna kelak...
Saat kau telah dewasa dan berjumpa calon imammu
Ayahlah yang akan melepasmu dalam kalimah ljab



           Anakmu Disini 

Bertahun-tahun berlalu sudah
aku disayang dan aku dimanja
Hujan petir tiada dipedulinya
semangat tak pernah sirna
berjuang diladang dulu...
Angin berhembus lepas...
terbayang Ayah membimbingku
dipangkunya Agama diterapkan
dijiwaku...aku rindu Ayah...

Setelah kini semua pergi...
baru terasa berartinya dirimu
Nasehatmu kuingat sampai kini
bahkan hingga kututup mata
Ayah...anakmu disini merindumu...
Rindu suara saat marahmu...
Rindu cubitanmu ketika ku nakal..
Rindu melihat wajahmu Ayah...

Ayah...anakmu disini merindumu...
tak pernah kulupa Doa untuk
mu Ayah.."'ya Allah ampukan dosa
Ayahku dan sanyangi Ayahku
semana dulu Ayah menyayangiku..
Amin ya Rabbal Alamin



                    AKU MENCINTAIMU AYAH

Ayah..
Ku tau ada cinta yg begitu besar di hatimu..walau tk pernah
terucap.
Ada rasa sayang yg begitu hangat
Terpancar dr sinar matamu.
Meski kau tak mengandungku
Tapi darahnmu mengalir dlm tubuhku
Meski kau tak melahirkanku
Tp suaramulah yg pertama ku dengar.
Meski kau tk menyusuiku

Tapi dari keringatmulah susuku terpenuhi
Meski kau tak pernah menyanyikan lagu tidur
Tapi kau selalu berusaha agar tidurku nyaman
Kau tak pernah terlihat menangis di depanku

Bukan berarti hatimu mengeras
Tapi kau ingin agar aku merasa dirimu kuat
Agar aku tenang bisa bersandar di lenganmu.
Trimakasih ayah.
Aku mencintaimu

Puisi Untuk Ayah yang Sudah Meninggal

Puisi Perjuangan Ayah



                          Rindu Ayah

(Rembulan)
Rintik hujan perlahan menetes membasahi bumi,
Setiap tetesnya mengandung rindu yang terpendam.
Hati ini kosong, raib.
Dimanakah engkau berada kini?

Ayah,
Aku rindu,
Apakah ayah bahagia disana?
Aku harap ayah selalu bahagia disana, walaupun saat ini,
Aku ingin ayah disini,
Menemaniku setiap hari,
Melihat gadis kecilmu ini tumbuh menjadi gadis dewasa.

Ayah,
Lihatlah aku,
Aku sudah dewasa
Sudah menjadi orang yang mampu berdiri di kaki sendiri.

Ayah,
Selalu kutapaki hidup diiringi doa yang engkau kirimkan dari
surga.
Engkau adalah cinta sejatiku,
Cinta hidup dan mati ku.


                SENANDUNG SEPI

Lagi dan lagi
Aku melepaskan rindu disini
Maafkan anakmu ini yang selalu mengusik

Ayah ...
Aku ingin bercerita
Tentang luka yang lama terpendam
Yang tak sempat terkata
Karna memang ku rahasiakan

Dulu
Semua duka ku sembunyikan
Agar tak menambah beban ayah
Karna ku sadar aku telah banyak mengecewakan

Maafkan aku Ayah...
Belum bisa membuatmu bahagia
Dan takkan pernah bisa
Dengarkan Senandung Sunyi_ku
Untuk sedikit melepaskan pilu

Aku ingin sepertimu
Tanpa keluh meski tengah terpuruk
Ayah ...
Aku merinduimu ...



         AYAHKU PAHLAWANKU

ayah,
engkau adalah pahlawanku
yang terus berjuang dan berusaha
sampai keringat membasahi tubuhmu
demi untuk membesarkanku...

ayah ,
engkau adalah pahlawanku
yang tak pernah mengeluh
dan tak pernah putus asa
demi memenuhi kebutuhanku...

ayah
terimakasih telah merawatku
terimakasih telah melindungiku
kini ayah telah pergi untuk selamanya
meninggalkan aku dan keluarga kita ...
aku kangen saat saat bersama dulu

ayah 
aku kangen canda tawamu yang ceria
aku kangen sosok ayah sepertimu
tapi kini semua tinggal cerita ..



           PUISI RINDU UNTUK AYAH 

Ayah...
Aku rindu senyum mu...
Setiap saat tawa dan canda mu melintas...
Bagai angin yang berlalu begitu saja..
Kamu telah pergi melangkah jauh..
Ayah..
Tiada kebersamaan yang indah.
Selain bersama mu di samping ku...
Penuh cinta dan kasih...
Ayah selalu memanjakan ku..
Ayah...
Kini kamu telah pergi selamanya...
Menepati janji mu
Pada Sang pencipta.
Semoga kelak kita bertemu...
Dalam suasana yang bahagia....
Buat: Yang lagi merindukan Ayah
Mari kita kirimkan doa buat ayah ..Alfatiha.



        DITELAN SEPI

Duhai ayah tercintaku
adakah engkau melihatku?
ini aku anak kecilmu
berwajah pilu ditelan rindu

Oh Ayah, masih teringat olehku
detik-detik perpisahanmu
kau tinggalkan aku seorang diri
bersama sepi yang menusuk hati

Oh, Ayah tercintaku
wajahmu yang tampan rupawan
tubuhmu yang kekar bagai bangsawan
harus terkapar diatas dipan
tuk menghadap kepada Tuhan.

Oh Ayah, telah kuikhlaskan dirimu
meski sepi terus menghantuiku
mengingatkan sejarah cinta kasihmu
kepada anakmu yang kini merindu.

Ya Allah, telah ku ikhlaskan ayahku pada-Mu
angkatlah derajatnya dihadapan-Mu
maafkanlah ia dengan Ampunan-Mu
terimalah ia kedalam Surga-Mu


Puisi Ayah Pahlawanku

       UNTUKMU AYAH

Kerlip bintang mulai menyala..
Bertaburan indah di angkasa...
bias jingga tenggelam di cakrawala..
Namun kau masih entah dimana...

Kala hujan menyapa dunia...
gemuruh petir tanpa aba-aba..
Dingin seakan bertarung dengan gulita...
Namun kau masih entah dimana...

Ayah...
t'lah kau nikmati teriknya sang surya....
Sepanjang hari tak kau pedulikan panasnya...
Kau terus lalui getirnya...
Hingga malam pun kembali tiba...

Ayah...
Entah bagaimana ruas jalan yang
kau tapaki.
Entah sejauh apa yang telah kau susuri...
airmata membasahi tiada henti.
Hanya demi keluargamu disini...

Ayah...
Engkau selalu bermandikan keringat...
Entah alas apa yang kau jadikan tempat istirahat...
Saat letih mencekam begitu hebat...
Namun semangat masih begitu melekat..

Ayah...
Do'a ku sepanjang hayat...
Untukmu yang begitu hebat..
Pengorbanan mu yang selalu ku ingat...
Tak mungkin dapat ku balas segala hal yang ku dapat.

Ayah..
Untukmu cinta yang teramat kuat...



         TERIMA KASIH AYAH

Ayah terimakasih untuk sejuta
kecupan dan sejuta lelahmu yang belum
sempat ku cicil
Ayah Tetes peluhmu mengairi air susu
ibu untukku

Bahumu baja ketika kau ingat aku
tanggung jawabmu
meski kini remang kuingat namun
jelas kurasakan
kala tangan letihmu meraba ubunku
lalu kau kecup keningku

Saat-saat itu mataku telah terpejam
tapi pada saat itulah baru hatiku
tentram
Tau kalau ayah sudah pulang
Meski kini remang kuingat Namun
jelas kudengar Ayah

Suara paraumu menimangku
ditengah Malam yang lampau
Hinngga kuterlelap di dekap
tubuhmu yang lelah
Ayah kini mataku bisa melihat
semuanya

Tapi hatiku menangis
Tau kalau kini ayah jauh dariku
Tau kini berapa harganya seorang ayah

Harus nya kini aku bisa turunkan
beban lama dipundakmu
Namun Anakmu kini masih baru
belajar untuk bisa sepertimu
Mohon doa restumu Ayah


    KU PANGGIL PRIA TUA ITU AYAH

Dia cinta pertama bagi anak perempuannya
Yang siap menerima sayatan luka
Siap mengangkat beban derita
Siap melipur duka lara yang tiada tara...

Peluh bercucuran pun tak pernah dia pedulikan
Lelah selalu menjadi sahabat terbaiknya
Bahu ringkihnya tetep kokoh atas beban berat
Wajah luka selalu bisa dia sembunyikan..

Kupanggil pria tua itu ayah...
Sosok pria tinggi beruban
Wajah kaku tanpa ekspresi
Canda selalu tersembunyi

Ayah
Sungguh pandai kau bersilat lidah
Menimbun sendiri beban derita
Membungkus segala luput yang Putrimu buat
Jika pahlawan adalah orang yg memegang senjata
Maka ayah adalah pahlawan bersenjata kasih sayang
Jika pahlawan adalah sang pejuang gagah berani yang
membela bangsa
Maka ayah adalah pahlawan yang berjuang membela
keluarga.

Puisi Untuk Ayah Singkat

Puisi Untuk Ayah Singkat



                           Ayah

Panggilan untuk pemilik hati terlapang
Tulang punggung terkuat
Pelindung terkokoh
Miski tak pandai bicara cinta
Dan tak pandai mengurai air mata
Namun disetiap tengadahnya
Tak pernah lupa menyebut namamu dalam do'a
Ya Allah haramkanlah api neraka menyentuh ayahku
Tempat beliau di sebaiknya tempat disisi mu ya Allah



 Sajak Singkat Untuk Ayah

ayah...
kau tangguh
dalam kewajiban mu
ayah..
kau begitu gagah
bak kesatria berkuda
ayah..aku tau.
begitu berat tugasmu..

namun..
kau tak kenal lelah
tuk mencari nafkah demi keluarga
ayah.
izin kan aku
tuk mengurangi sedikit beban mu

dan ya..
aku sembari belajar menjadi dewasa
supaya aku mengerti arti dunia yang sebenar nya
ayah.
terima kasih atas pengorbanan mu
dan atas jasamu

ayah..
kan ku lantunkan namamu
dalam syair puisi ku
ayah.terima kasih
atas semua yang telah kau beri


     CINTA AYAH

Tak terlihat jelas
Tak teraba
Namun dapat dirasa
Walau beberapa
Ada pula yang tak bisa merasakannya
Cinta ayah berbeda
Bukan dengan sentuhan seperti yang ibu lakukan
Bukan dengan kata-kata mesra seperti yang diberikan sang
pujaan
Namun ayah mencinta dengan tindakan nyata
Ayah tak pernah katakan cinta
Namun selalu mencinta
la memendam cintanya
Membuktikan tulus kasihnya
Dengan usaha dan kerja kerasnya

Puisi Tentang Ayah Sedih

Puisi Tentang Ayah Sedih



        Di Peluk Rindu

Ayah apa kabarmu ?
Aku rindu mendengar suaramu
Engkaulah cinta pertama dalam hidupku
Memanggil namaku

Ayah kapan terakhir engkau memelukku
Mencium kedua pipiku
Dengan penuh kasih sayang kau belai diriku
Pertama kali kau ucapkan kata rindu

Ayah kening ini menjadi saksi
Simpuh sujudku pada llahi
Memohon do'a untuk dirimu
Yang dahulu begitu menyayangiku

Ayah genggaman tanganmu
Kini menjadi kenangan tak terlupa
Kau ajarkan aku
Untuk selalu tangguh menghadapi dunia


                    AYAH

Bagai daun kering yg jatuh
Tersapu angin pergi nan jauh
Terombang ambing tk bertujuan
Bimbang harapan sudah
Kau tlah pergi tinggalkan aku
Semua hanya tinggal kenangan
Selamat jalan ayah tercinta
Semoga kau di sisiNya
Sendiri dlm sepi

Menatap langit yg putih
Jiwa yg tak terhalang
Hilang entah kemana
Merintih dalam sedih
Terkurung di gunung tinggi
Mengharap air hujan
Membasahi hati ini


             SURAT UNTUK AYAH

Ayah..
Masih setiakah engkau pada janjimu?
Bahwa ayah akan selalu bersamaku
Meskipun aku tidak lagi bisa melihatmu?

Ayah..
Bisakah engkau melihatku?
Aku telah tumbuh dengan sangat baik
Ibu merawat kami dengan penuh kasih.

Ayah...
Aku sangat merindukanmu
Aku tidak pernah melupakan ucapanmu dulu
Sudahkah aku melakukannya dengan baik?

Ayah...
Bisakah ayah melihat sepiku?
Bisakah ayah mendengar tangisanku?
Aku selalu memanggilmu dalam tangisanku.

Ayah..
Aku ingin ikut denganmu
Aku rindu bermain bersamamu
Aku rindu merasakan hangat dekapanmu

Ayah...
Meskipun aku telah tumbuh
Namun aku masih sangat rapuh
Jemputlah aku untuk menemani tidur panjangmu.



Bakti Untukmu

Ayah..
Anakmu sedang rindu..
Rindu akan bahu yang kekar.
Ingin rasanya aku bersandar di bahumu,meski itu tak mungkin lagi.
Aku teringat, engkau membelai rambutku
Kau berikan aku nasehat tentang kebaikan
Dan kau ajarkan aku tentang arti kehidupan.
Di saat aku berada dalam kesedihan.
Kau datang dengan pelukan kasih sayang.
Dengan suara lembut dan kata kata yang bijaksana kau membuatku kuat.
Ayah seorang lelaki pelindung terkuat yang pernah aku kenal.

Ayah...
Aku sedang luka
Bolehkah aku mengeluh
Anakmu lelah dengan pahitnya kehidupan dunia
dimana tak kan pernah ada yang mengerti aku selain dirimu.
Sekarang aku tidak tahu harus bersandar kebahu siapa lagi,
harus memeluk siapa disaat hati ini mulai lemah dan rapuh.

Yah...Apakah engkau tahu?
Aku sering menitihkan air mata saat kuteringat kau selalu memberikan aku nasehat,
Sekarang aku butuh nasehatmu,
Semoga cerita keluhanku tersampaikan kepadamu.
Aku ingin kau hadir di Sampingku, agar aku bisa memelukmu dan mendengar suara lembutmu untuk menasehatiku, walaupun hanya dalam mimpi.

Yah...aku rindu padamu
Yang bisa aku lakukan sekarang untukmu, hanya menitipkan doa di tiap akhir sholatku,terimah kasih telah memberikan kasih sayang semoga allah memberimu kasih sayang dan memberikanmu kebahagiaan di sana.

Ya tuhan...
Ampunilah dosaku dan dosa kedua orang tuaku,sayangilah keduanya sebagaimana keduanya menyayangiku sewaktu kecil..
Ya tuhan..
Berikan aku kekuatan dan ketabahan dalam menjalani hidup sehingga bisa memberikan yang terbaik buat kedua orang tuaku.


Puisi Perjuangan Ayah


KASIH SAYANG AYAH

Ayah
Ku tau ada cinta yg begitu besar di hatimu..
Walau tak pernah terucap.
Ada rasa sayang yg begitu hangat
Terpancar dr sinar matamu.
Meski kau tak mengandungku
Tetapi darahnmu mengalir dlm tubuhku
Meski kau tak melahirkanku
Tp suaramulah yg pertama ku dengar.
Meski kau tk menyusuiku
Tp dari keringatmulah susuku terpenuhi

Meski kau tak pernah menyanyikan lagu tidur
Tapi kau selalu berusaha agar tidurku nyaman
Kau tak pernah terlihat menangis di depanku
Bukan berarti hatimu mengeras
Tapi kau ingin agar aku merasa dirimu kuat
Agar aku tenang bisa bersandar di lenganmu.
Trimakasih ayah.
Aku mencintaimu


UNTUKMU AYAH

Terlihat jelas raut lelah diwajahmu
Meski senyum coba kau paksakan
Tak mampu tutupi kecewamu
Tak bisa hapuskan sedihmu
Kau sandarkan kebanggaanmu padaku
Berharap aku menjadi bintangmu
Kau habiskan separuh hidupmu
Hanya untuk aku

Aku tahu doamu untukku
Tak sedetikpun terhenti
Tapi itu tak obati hatimu
kau meradang menahan perih
Maafkan aku, ayah
Aku hanya memberi luka
tak bisa aku berikan tawa
Tak kuasa membuatmu merasa indah
Dalam helaan nafas kecewamu
Dapat aku rasakan bebanmu
Dapat kulihat dari raut wajahmu
Yang semakin termakan oleh waktu
Aku telah torehkan luka disisa hidupmu
Meski kau coba tegar
Tapi tetap saja
Engkau tertunduk malu karena aku
Tapi percayalah, ayah
Tak satu nasehatpun aku lewatkan

Aku pastikan padamu
Jalan yang benar telah aku pilih
Hanya saja goresan takdir menghantam aku
Permainan kotor hancurkan aku
Tipu daya lemparkan aku kedalam gelap
Tempatkan aku pada sudut lara yang hina
Kuatkan hatimu ayah
Aku mengerti rasamu
Dan dalam sujudku ada doa untukmu
Semoga akhir bahagia di ujung harimu




Itulah beberapa puisi tentang ayah, kerinduan terhadap ayah yang telah tiada atau meninggal dunia, perjuangan seorang ayah, kasih sayang serta pengorbanan ayah untuk keluarga yang berhasil kami rangkum. Semoga bisa menginspirasi. Terimakasih.

Posting Komentar untuk "Puisi Tentang Ayah, Pahlawan Keluarga, Sedih, Rindu dan Menyentuh"