12 alasan menjadi perawat, apa alasanmu masuk keperawatan ?

Saat pertama kali mengikuti tes wawancara masuk sekolah perawat, pertanyaan yang seringkali dilontarkan oleh penanya selain identitas diri kita adalah apa alasan kita menjadi perawat?. Motivasi apa yang melatar belakangi diri kita masuk ke sekolah perawat dan apa harapan kita setelah kita nanti lulus dari sekolah perawat. Saat memasuki perkuliahan, di sela-sela mahasiswa memperkenalkan diri satu dengan yang lain, beberapa dosen juga bertanya demikian. 

12 alasan menjadi perawat
Prosesi angkat janji perawat
Ada banyak alasan mengapa seseorang menjadi perawat. Ada yang murni dari diri sendiri, ada pula karena keinginan dari orang tua. Penulis sangat mengapresiasi apabila seseorang ingin menjadi perawat karena keinginan dari diri sendiri. Menjadi perawat adalah suatu "panggilan hati". Selama ini, perawat bisa dikatakan selalu diidentikkan dengan orang sakit. Meskipun pada lingkup layanan keperawatan itu sendiri tidak selalu orang sakit, namun juga orang sehat juga memerlukan keperawatan. Tujuannya tentu untuk meningkatkan kualitas hidupnya. 

Nah kali ini, penulis akan menginformasikan alasan-alasan mengapa seseorang menjadi perawat. Informasi yang saya sampaikan murni dari pengalaman diri sendiri, serta pengalaman beberapa rekan yang kuliah di ilmu keperawatan. Berikut ulasannya :

12 Alasan menjadi perawat :


1. Karena keinginan dari orang tua. Satu hal yang selalu penulis ingat ketika kuliah di keperawatan, dimana saat wawancara terhadap mahasiswa baru. Sebagain besar mahasiswa baru mengutarakan alasannya masuk ke sekolah keperawatan karena keinginan dari orang tua. Orang tua menginginkan anaknya nanti menjadi seorang perawat yang mempunyai kesempatan kerja dan lapangan kerja yang luas. Selain itu, orang tua juga akan bangga apabila anaknya bisa bekerja di bidang kesehatan karena di beberapa tempat terutama di pedesaan, dengan bekerja di bidang kesehatan. Seseorang memiliki status sosial yang cukup tinggi selain bekerja di bidang pemerintahan dan pendidikan.

2. Banyak memiilki lapangan pekerjaan. Meskipun saat ini banyak sekali Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan dan tiap tahunnya banyak lulusan perawat baru, namun peluang kerja sebagai perawat masih cukup tinggi. Ada banyak bidang membutuhkan tenaga keperawatan, seperti rumah sakit, perawat di puskesmas, poliklinik pelabuhan, bandara. Bahkan di bidang tambang juga membutuhkan tenaga keperawatan untuk keselamatan para pekerjanya. Hal inilah yang menjadi alasan mengapa sekolah keperawatan masih banyak diminati dari dahulu sampai dengan saat ini.   

3. Ingin membantu orang lain dengan ilmu dan keterampilan yang dimilikinya. Selain karena keinginan dari orang tua, alasan ingin membantu orang lain memiliki suara no 3 terbanyak. Ada yang ingin menjadi perawat karena murni dari diri sendiri dan dicita-citakan sejak kecil. Biasanya orang yang seperti ini memiliki jiwa sosial yang tinggi dalam hidupnya.

4. Ingin menjadi PNS. Saat ada pembukaan lowongan CPNS, tenaga kesehatan khususnya perawat mendapatkan formasi yang cukup banyak, baik itu di Kementerian Kesehatan pusat maupun di pemerintah daerah. Selain itu beberapa Kementerian seperti Kementerian pendidikan dan kebudayaan juga seringkali membutuhkan perawat terampil ( Pendidikan DIII ) dan perawat profesi ( pendidikan S1 ) untuk ditempatkan di  rumah sakit pendidikan mereka. Tidak hanya itu saja, pengalaman beberapa rekan juga diterima di kementerian hukum dan ham serta di sekertariat jenderal RI. Hal itu menunjukkan peluang, perawat bisa diterima menjadi PNS ( ASN ). Namun apabila rekan-rekan ingin menjadi PNS, wajib diketahui bahwa persaingan profesi keperawatan sangatlah berat, mengingat banyak sekali lulusan mahasiswa dari berbagai sekolah keperawatan yang ingin menjadi PNS.

5. Memiliki gaji yang tinggi. Meskipun saat ini masih banyak perawat yang memiliki gaji yang dibawah dari kata "cukup" namun banyak juga perawat yang memiliki gaji yang tinggi. Umumnya perawat yang memiliki gaji tinggi adalah perawat yang memiliki keahlian khusus seperti perawat yang bekerja di ruang operasi, ataupun di unit cateterisasi jantung dan bekerja di rumah sakit di bawah naungan PT.


6. Memiliki waktu yang fleksibel. Khusus bagi perawat yang bekerja di Rumah Sakit, mereka memiliki waktu yang lebih fleksibel dikarenakan bekerja dalam sistem shift. Hari ini jaga pagi, besok siang, lusa malam dan seterusnya. Dengan waktu yang fleksibel mereka bisa merencanakan beberapa acara dimana sebagian orang sedang sibuk-sibuknya bekerja. Namun sistem penjadwalan sesuai dengan shift ini juga memiliki beberapa kekurangan. Diantaranya perawat harus bekerja di hari Minggu, ataupun harus bekerja saat hari Raya dimana sebagian besar karyawan libur.

7. Menjadi perawat karena bisa membuka praktik sendiri. Selain beberapa alasan diatas, ada pula yang masuk ke sekolah perawat dan ingin menjadi perawat karena perawat bisa membuka praktek sendiri layaknya dokter maupun bidan praktek. Sejak diberlakukan Undang-Undang tentang keperawatan, perawat memang berpeluang mendirikan Praktik Keperawatan secara mandiri yang lingkupnya tentu saja tindakan keperawatan seperti perawatan luka diabetes maupun perawatan post tindakan sirkumsisi. Memang saat ini masih sedikit perawat yang membuka praktek secara mandiri. Perawat terkadang terlena oleh sistem kerja mereka dan beberapa Rumah Sakit "melarang" perawat membuka praktek secara mandiri. 

8. Menjadi perawat karena ingin merawat orang tua. Beberapa rekan penulis mengaku masuk perawat karena ingin merawat orang tuanya yang sedang sakit kronis.  Di saat orang tua sakit, atau salah satu anggota keluarga mengalami hal sakit serupa. Kehadiran tenaga kesehatan khususnya tenaga keperawatan memang sangat membantu dan sangat diperlukan. Akan sangat berbeda apabila yang merawat adalah keluarga kita sendiri bila dibandingkan orang lain. Perawat akan lebih mengetahui tentang kondisi kesehatan seseorang. Misalnya ada anggota keluarga yang mengalami demam selama beberapa hari. Sebagai perawat kita akan lebih tahu, apakah dia perlu diperiksakan laborat, kapan harus periksa laborat dan pegobatan apa yang sesuai dengan kondisi klinisnya saat ini, tentu saja setelah berkonsultasi dengan pihak dokter.

9. Ingin membuka bisnis di bidang layanan kesehatan. Selain bisa bekerja di layanan kesehatan, perawat juga bisa mengembangkan usaha sampingan yang tentunya masih dalam lingkup bidang kesehatan. Selain bisa membuka praktek keperawatan secara mandiri, perawat juga bisa membuka usaha lain seperti layanan pijat bayi atau baby spa, layanan perawatan pasien di rumah atau homecare, maupun layanan penyewaan alat kesehatan.    

10. Menjadi perawat karena ingin bisa mengajar. Banyak yang beranggapan bahwa lulusan ilmu keperawatan nantinya hanya akan bekerja di rumah sakit saja. Kenyataannya perawat tidak hanya sebatas bekerja di rumah sakit melainkan bisa bekerja di bidang lain seperti halnya pendidikan. Perawat bisa bekerja sebagai seorang pengajar atau dosen di Sekolah Tinggi Kesehatan atau Sekolah Menengah Kesehatan. Perawat juga bisa menjadi seorang penyuluh kesehatan, tentu saja setelah dia menyelesaikan pendidikannya yakni S1 profesi.



11. Pekerjaan perawat tidak membosankan. Berbeda dengan pekerjaan lainnya, bekerja sebagai perawat tidak akan membosankan karena kita banyak berinteraksi dengan orang-orang baru serta berinteraksi dengan profesi yang lain seperti petugas laborat, dokter, bidan maupun petugas gizi. Kita juga bisa bertukar informasi tentang ilmu yang kita miliki dan tentu itu sangat bermanfaat bagi diri kita serta keluarga kita.

12. Berkesempatan untuk mendapatkan update informasi dan ilmu terbaru. Perawat bisa mendapatkan informasi dan ilmu terbaru terkait dengan bidang layanan kesehatan. Hal ini apabila kita mengikuti seminar-seminar yang banyak diadakan oleh beberapa pihak, bekerja dengan organisasi profesi dalam hal ini adalah PPNI.  

Itulah 12 alasan mengapa seseorang tertarik dan ingin menjadi perawat. Apapun alasan anda menjadi perawat, profesi ini sangatlah mulia. Karena melalui diri kitalah, kita bisa menjadi salah satu perpanjangan tangan Tuhan dalam melayani umatnya. Bagaimana ? Tertarik menjadi perawat ??   

  

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "12 alasan menjadi perawat, apa alasanmu masuk keperawatan ?"

Post a Comment